Andrew Anggoro Putro
Wednesday, October 3, 2018
Wednesday, January 25, 2017
Pengertian CodeIgniter : Fungsi, Kelebihan Dan Kekurangannya
Apa Itu CodeIgniter?
Begitulah kira-kira pertanyaan pertama yang terlintas dari pikiran kawan-kawan saat ada seseorang yang berbicara tentang CodeIgniter. Bukan hanya tentang CodeIgniter, tapi pertanyaan "APA" pada dasarnya akan acap kali ditanyakan pada setiap pernyataan yang pertama kali kita dengar. Betul kan..??![]() |
| Pengertian CodeIgniter : Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya |
Pengertian CodeIgniter
CodeIgniter adalah sebuah framework berbasis PHP yang kuat dengan footprint yang sangat kecil, dibangun untuk pengembang yang membutuhkan toolkit sederhana dan elegan untuk membuat aplikasi web dengan fitur lengkap. Lantas Apa itu framework? Framework atau dalam bahasa indonesia dapat diartikan sebagai "kerangka kerja" merupakan sebuah tool yang bekerja pada suatu konsep tertentu dan terdiri dari berbagai fungsi yang dapat dengan mudah dijabarkan atau dialih-gunakan untuk membuat fungsi-fungsi lain yang lebih kompleks. Maksudnya, jika seorang Programmer menggunakan sebuah framework sebagai lingkup kerjanya, dia harus mematuhi segala ketentuan dari framework tersebut. Lebih lanjut ia dapat membangun berbagai fungsi yang rumit dan kompleks dengan menggunakan fungsi-fungsi yang telah disediakan oleh Framework tersebut. Jadi dia tidak perlu lagi menulis ulang semua coding, Ia cukup mempelajari cara menggunakan kerangka (frame) yang telah tersedia dari framework tersebut.CodeIgniter pertama kali ditulis oleh Rick Ellis (http://www.ellislab.com), seorang musisi rock yang beralih profesi menjadi programmer dalam riset kecil-kecilannya dan menghasilkan suatu framework PHP yang berukuran kecil, ringan serta memenuhi fitur umum aplikasi PHP. Namun, sejak tahun 2014 CodeIgniter telah dimiliki oleh British Columbia Institute of Technology (BCIT). Segala hal mengenai CodeIgniter dapat ditemui di websiter resminya beralamatkan http://www.codeigniter.com. Untuk saat ini telah merilis versi 3.0.6.
Apa Fungsi CodeIgniter ?
Sebagaimana yang telah saya utarakan sebelumnya bahwa CodeIgniter adalah sebuah kerangka kerja yang berisi berbagai fungsi yang dapat digunakan untuk membuat fungsi-fungsi yang kompleks. Dalam membangun sebuah web, kita biasa sangat berkutat pada script koneksi database, pagination, proses login, query database. Dengan menggunakan sebuah framework, CodeIgniter tentu saja, kita tidak perlu lagi menuliskan perintah mysql_connect, myql_select_db atau semacamnya, karena CodeIgniter sudah menyediakan semua itu. Kita hanya perlu tau bagaimana cara menggunakannya. Dan saya rasa, semua itu tidaklah terlalu susah. Anda dapat membacanya sendiri dihttp://www.codeigniter.com/user_guide. Jadi intinya adalah: ia mampu mempercepat dan mempermudah kita dalam pembuatan website.Disamping itu, penggunaan CodeIgniter juga akan menghasilkan suatu struktur pemrograman yang sangat rapi, baik dari segi kode maupun struktur file phpnya. Struktur aplikasi yang rapi tentu sangat diperlukan dari sebuah aplikasi. Misalnya, jika terjadi suatu error dalam aplikasi, dengan code yang rapi kita dapat dengan mudah menemukan kesalahan tersebut. Bukan hanya itu, bayangkan suatu saat aplikasi yang kita bangun membutuhkan fungsi-fungsi lain yang sangat penting, tentu akan diperlukan pengembangan lebih lanjut. Dan sekali lagi, hal itu juga sangat memerlukan struktur coding yang rapi. Dengan menggunakan CodeIgniter, untuk mewujudkan struktur kode yang rapi sangat-sangat mungkin terjadi. Hal itu dikarenakan CodeIgniter dibangun berbasis MVC (Model, View, Controller) yang memisahkan antara tampilan dan logic aplikasi.
- Model adalah bagian yang bertanggung jawab terhadap operasi database, baik itu create, read, update ataudelete. Ia berupa fungsi-fungsi operasional database yang dapat dipanggilkan oleh Controller.
- View adalah bagian yang menangani tampilan. bagian inilah yang bertugas untuk mempresentasikan data kepada user. Ia berbentuk struktur HTML yang berisikan variabel data yang dikirimkan oleh Controller.
- Controller adalah bagian yang mengatur hubungan antara Model dan View. Ia adalah otak dari kinerja aplikasi. Ia terdiri dari fungsi-fungsi yang bersifat operasional dan logikal. Saat ada request yang masuk, ia akan menangani dan memprosesnya untuk kemudian ditampilkan dalam View.
Kelebihan-Kelebihan CodeIgniter
- Berukuran sangat kecil. File download nya hanya sekitar 2MB, itupun sudah include dokumentasinya yang sangat lengkap.
- Dokumentasi yang bagus. Saat anda mendownloadnya, telah disertakan dengan dokumentasi yang berisi pengantar, tutorial, bagaimana panduan penggunaan, serta referensi dokumentasi untuk komponen-komponennya.
- Kompitabilitas dengan Hosting. CodeIgniter mampu berjalan dengan baik pada hampir semua platfom hosting. CodeIgniter juga mendukung database-database paling umum, termasuk MySQL.
- Tidak ada aturan coding yang ketat. Terserah anda jika anda hanya ingin menggunakan Controller, tanpa View, atau tidak menggunakan Model, atau tidak salah satu keduanya. Namun dengan menggunakan ketiga komponennya adalah pilihan lebih bijak.
- Kinerja yang baik. Codeigniter sangat cepat bahkan mungkin bisa dibilang merupakan framework yang paling cepat yang ada saat ini.
- Sangat mudah diintegrasikan. CodeIgniter sangat mengerti tentang pengembangan berbagai library saat ini. Karenanya CodeIgniter memberikan kemudahan untuk diintegrasikan dengan library-library yang tersedia saat ini.
- Sedikit Konfigurasi. Konfigurasi CodeIgniter terletak di folder aplication/config. CodeIgniter tidak membutuhkan konfigurasi yang rumit, bahkan untuk mencoba menjalankannya, tanpa melakukan konfigurasi sedikitpun ia sudah bisa berjalan.
- Mudah dipelajari. Disamping dokementasi yang lengkap, ia juga memiliki berbagai forum diskusi.
Kekurangan-kekurangan CodeIgniter
- CodeIgniter tidak ditujukan untuk pembuatan web dengan skala besar.
- Library yang sangat terbatas. Hal ini dikarenakan sangat sulit mencari plugin tambahan yang terverifikasi secara resmi, karena pada situsnya CodeIgniter tidak menyediakan plugin-plugin tambahan untuk mendukung pengembangan aplikasi dengan CI.
- Belum adanya editor khusus CodeIgniter, sehingga dalam melakukan create project dan modul-modulnya harus berpindah-pindah folder.
Monday, March 23, 2015
CARA KERJA KONEKSI UART DAN USART
1. UART (Universal Asincrhounus Recivier transmiter)
UART atau Universal Asynchronous Receiver-Transmitter adalah bagian perangkat keras komputer yang menerjemahkan antara bit-bit paralel data dan bit-bit serial. UART biasanya berupa sirkuit terintegrasi yang digunakan untuk komunikasi serial pada komputer atau port serial perangkat periperal. UART sekarang ini termasuk di dalam beberapa mikrokontroler (contohnya, PIC16F628).
UART atau Universal Asynchronous Receiver Transmitter adalah protokol komunikasi yang umum digunakan dalam pengiriman data serial antara device satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh komunikasi antara sesama mikrokontroler atau mikrokontroler ke PC. Dalam pengiriman data, clock antara pengirim dan penerima harus sama karena paket data dikirim tiap bit mengandalkan clock tersebut. Inilah salah satu keuntungan model asynchronous dalam pengiriman data karena dengan hanya satu kabel transmisi maka data dapat dikirimkan. Berbeda dengan model synchronous yang terdapat pada protokol SPI (Serial Peripheral Interface) dan I2C (Inter-Integrated Circuit) karena protokol membutuhkan minimal dua kabel dalam transmisi data, yaitu transmisi clock dan data. Namun kelemahan model asynchronous adalah dalam hal kecepatannya dan jarak transmisi. Karena semakin cepat dan jauhnya jarak transmisi membuat paket-paket bit data menjadi terdistorsi sehingga data yang dikirim atau diterima bisa mengalami error.
Asynchronous memungkinkan transmisi mengirim data tanpa sang pengirim harus mengirimkan sinyal detak ke penerima. Sebaliknya, pengirim dan penerima harus mengatur parameter waktu di awal dan bit khusus ditambahkan untuk setiap data yang digunakan untuk mensinkronkan unit pengiriman dan penerimaan. Saat sebuah data diberikan kepada UART untuk transmisi Asynchronous, "Bit Start" ditambahkan pada setiap awal data yang akan ditransmisikan. Bit Start digunakan untuk memperingatkan penerima yang kata data akan segera dikirim, dan memaksa bit-bit sinyal di receiver agar sinkron dengan bit-bit sinyal di pemancar. Kedua bit ini harus akurat agar tidak memiliki penyimpangan frekuensi dengan lebih dari 10% selama transmisi bit-bit yang tersisa dalam data. (Kondisi ini ditetapkan pada zaman teleprinter mekanik dan telah dipenuhi oleh peralatan elektronik modern.)
Setelah Bit Start, bit individu dari data yang dikirim, dengan sinyal bit terkecil yang pertama dikirim. Setiap bit dalam transmisi ditransmisikan serupa dengan jumlah bit lainnya, dan penerima mendeteksi jalur di sekitar pertengahan periode setiap bit untuk menentukan apakah bit adalah 1 atau 0. Misalnya, jika dibutuhkan dua detik untuk mengirim setiap bit, penerima akan memeriksa sinyal untuk menentukan apakah itu adalah 1 atau 0 setelah satu detik telah berlalu, maka akan menunggu dua detik dan kemudian memeriksa nilai bit berikutnya , dan seterusnya.
UART atau Universal Asynchronous Receiver Transmitter adalah protokol komunikasi yang umum digunakan dalam pengiriman data serial antara device satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh komunikasi antara sesama mikrokontroler atau mikrokontroler ke PC. Dalam pengiriman data, clock antara pengirim dan penerima harus sama karena paket data dikirim tiap bit mengandalkan clock tersebut. Inilah salah satu keuntungan model asynchronous dalam pengiriman data karena dengan hanya satu kabel transmisi maka data dapat dikirimkan. Berbeda dengan model synchronous yang terdapat pada protokol SPI (Serial Peripheral Interface) dan I2C (Inter-Integrated Circuit) karena protokol membutuhkan minimal dua kabel dalam transmisi data, yaitu transmisi clock dan data. Namun kelemahan model asynchronous adalah dalam hal kecepatannya dan jarak transmisi. Karena semakin cepat dan jauhnya jarak transmisi membuat paket-paket bit data menjadi terdistorsi sehingga data yang dikirim atau diterima bisa mengalami error.
Asynchronous memungkinkan transmisi mengirim data tanpa sang pengirim harus mengirimkan sinyal detak ke penerima. Sebaliknya, pengirim dan penerima harus mengatur parameter waktu di awal dan bit khusus ditambahkan untuk setiap data yang digunakan untuk mensinkronkan unit pengiriman dan penerimaan. Saat sebuah data diberikan kepada UART untuk transmisi Asynchronous, "Bit Start" ditambahkan pada setiap awal data yang akan ditransmisikan. Bit Start digunakan untuk memperingatkan penerima yang kata data akan segera dikirim, dan memaksa bit-bit sinyal di receiver agar sinkron dengan bit-bit sinyal di pemancar. Kedua bit ini harus akurat agar tidak memiliki penyimpangan frekuensi dengan lebih dari 10% selama transmisi bit-bit yang tersisa dalam data. (Kondisi ini ditetapkan pada zaman teleprinter mekanik dan telah dipenuhi oleh peralatan elektronik modern.)
Setelah Bit Start, bit individu dari data yang dikirim, dengan sinyal bit terkecil yang pertama dikirim. Setiap bit dalam transmisi ditransmisikan serupa dengan jumlah bit lainnya, dan penerima mendeteksi jalur di sekitar pertengahan periode setiap bit untuk menentukan apakah bit adalah 1 atau 0. Misalnya, jika dibutuhkan dua detik untuk mengirim setiap bit, penerima akan memeriksa sinyal untuk menentukan apakah itu adalah 1 atau 0 setelah satu detik telah berlalu, maka akan menunggu dua detik dan kemudian memeriksa nilai bit berikutnya , dan seterusnya.
Tipe-tipe UART
1. 8250 UART pertama pada seri ini. Tidak memiliki register scratch, versi 8250A merupakan versi perbaikan dari 8250 yang mampu bekerja dengan lebih cepat.
2. 8250A UART ini lebih cepat dibandingkan dengan 8250 pada sisi bus. Lebih mirip secara perangkat lunak dibanding 16450.
3. 8250B Sangat mirip dengan 8250.
4. 16450 Digunakan pada komputer AT dengan kecepatan 38,4 Kbps, masih banyak digunakan hingga sekarang.
3. 8250B Sangat mirip dengan 8250.
4. 16450 Digunakan pada komputer AT dengan kecepatan 38,4 Kbps, masih banyak digunakan hingga sekarang.
5. 16550 Generasi pertama UART yang memiliki penyangga, dengan panjang 16-byte, namun tidak bekerja (produk gagal) sehingga digantikan dengan
6. 16550A.
a. 16550A UART yang banyak digunakan pada komunikasi kecepatan tinggi, misalnya 14,4 Kbps atau 28,8 Kbps.
b. 16650 UART baru, memiliki penyangga FIFO 32-byte, karakter Xon/Xoff terprogram dan mendukung manajemen sumber daya.
6. 16550A.
a. 16550A UART yang banyak digunakan pada komunikasi kecepatan tinggi, misalnya 14,4 Kbps atau 28,8 Kbps.
b. 16650 UART baru, memiliki penyangga FIFO 32-byte, karakter Xon/Xoff terprogram dan mendukung manajemen sumber daya.
7. 16750 Diproduksi oleh Texas Instrument, memiliki FIFO 64-byte!
2. USART (Universal Synchronous-Asynchronous Receiver/Transmitter)
USART merupakan komunikasi yang memiliki fleksibilitas tinggi, yang dapat digunakan untuk melakukan transfer data baik antar mikrokontroler maupun dengan modul-modul eksternal termasuk PC yang memiliki fitur UART.
Universal sinkron / pemancar (USART) adalah jenis perangkat perangkat keras komunikasi yang memungkinkan komputer untuk berkomunikasi serentak dan asynchronous dengan perangkat yang terhubung secara serial.Sebuah USART memberikan seri komunikasi data dari port serial dan lebih dari RS 232 protokol standar.Sebuah USART juga dikenal sebagai komunikasi serial interface (SCI).
Sebuah USART bekerja dengan menerima data paralel dari central processing unit (CPU), mengubahnya menjadi data serial untuk transmisi ke port serial / koneksi. Demikian pula, menerima data serial dari serial koneksi / port, mengkonversi ke paralel data dan mengirimkannya ke CPU. USART tertanam pada sirkuit terpadu (IC) atau motherboard dan dapat dikonfigurasi untuk modus transfer sinkron dan asinkron (ATM).Sebuah USART mirip dengan universal asynchronous receiver / transmitter (UART), karena masing-masing mendukung dan memberikan komunikasi serial.Namun, UART hanya mendukung komunikasi serial asynchronous.
USART memungkinkan transmisi data baik secara syncrhronous maupun asyncrhronous, sehingga dengan memiliki USART pasti kompatibel dengan UART. Pada ATmega8535, secara umum pengaturan mode syncrhronous maupun asyncrhronous adalah sama. Perbedaannya hanyalah terletak pada sumber clock saja. Jika pada mode asyncrhronous masing-masing peripheral memiliki sumber clock sendiri, maka pada mode syncrhronous hanya ada satu sumber clock yang digunakan secara bersama-sama. Dengan demikian, secara hardware untuk mode asyncrhronous hanya membutuhkan 2 pin yaitu TXD dan RXD, sedangkan untuk mode syncrhronousharus 3 pin yaitu TXD, RXD dan XCK. Komunikasi serial data antara master dan slave pada SPI diatur melalui 4 buah pin yang terdiri dari SCLK, MOSI, MISO, dan SS sbb:
Universal sinkron / pemancar (USART) adalah jenis perangkat perangkat keras komunikasi yang memungkinkan komputer untuk berkomunikasi serentak dan asynchronous dengan perangkat yang terhubung secara serial.Sebuah USART memberikan seri komunikasi data dari port serial dan lebih dari RS 232 protokol standar.Sebuah USART juga dikenal sebagai komunikasi serial interface (SCI).
Sebuah USART bekerja dengan menerima data paralel dari central processing unit (CPU), mengubahnya menjadi data serial untuk transmisi ke port serial / koneksi. Demikian pula, menerima data serial dari serial koneksi / port, mengkonversi ke paralel data dan mengirimkannya ke CPU. USART tertanam pada sirkuit terpadu (IC) atau motherboard dan dapat dikonfigurasi untuk modus transfer sinkron dan asinkron (ATM).Sebuah USART mirip dengan universal asynchronous receiver / transmitter (UART), karena masing-masing mendukung dan memberikan komunikasi serial.Namun, UART hanya mendukung komunikasi serial asynchronous.
USART memungkinkan transmisi data baik secara syncrhronous maupun asyncrhronous, sehingga dengan memiliki USART pasti kompatibel dengan UART. Pada ATmega8535, secara umum pengaturan mode syncrhronous maupun asyncrhronous adalah sama. Perbedaannya hanyalah terletak pada sumber clock saja. Jika pada mode asyncrhronous masing-masing peripheral memiliki sumber clock sendiri, maka pada mode syncrhronous hanya ada satu sumber clock yang digunakan secara bersama-sama. Dengan demikian, secara hardware untuk mode asyncrhronous hanya membutuhkan 2 pin yaitu TXD dan RXD, sedangkan untuk mode syncrhronousharus 3 pin yaitu TXD, RXD dan XCK. Komunikasi serial data antara master dan slave pada SPI diatur melalui 4 buah pin yang terdiri dari SCLK, MOSI, MISO, dan SS sbb:
- SCLK dari master ke slave yang berfungsi sebagai clock
- MOSI jalur data dari master dan masuk ke dalam slave
- MISO jalur data keluar dari slave dan masuk ke dalam master
- SS (slave select) merupakan pin yang berfungsi untuk mengaktifkan slave
Monday, January 26, 2015
mikro kontroler
1. Mikrokontroler AVR
Mikrokonktroler Alv
and Vegard’s Risc processor atau sering disingkat AVR merupakan mikrokonktroler
RISC 8 bit. Karena RISC inilah sebagian besar kode instruksinya dikemas dalam
satu siklus clock.
Mikrokontroler AVR merupakan salah satu jenis arsitektur mikrokontroler
yang menjadi andalan Atmel. Arsitektur ini dirancang memiliki berbagai
kelebihan dan merupakan penyempurnaan dari arsitektur
mikrokontroler-mikrokontroler yang sudah ada.
Berbagai seri mikrokontroler AVR telah diproduksi oleh Atmel dan digunakan
di dunia sebagai mikrokontroler yang bersifat low cost dan high performance. Di
Indonesia, mikrokontroler AVR banyak dipakai karena fiturnya yang cukup
lengkap, mudah untuk didapatkan, dan harganya yang relatif terjangkau.
A. Varian Mikrokontroler AVR
Antar seri
mikrokontroler AVR memiliki beragam tipe dan fasilitas, namun kesemuanya
memiliki arsitektur yang sama, dan juga set instruksi yang relatif tidak
berbeda. Tabel dibawah ini membandingkan beberapa seri mikrokontroler AVR
buatan Atmel.
Keterangan:
- Flashadalah suatu jenis Read Only Memory yang
biasanya diisi dengan program hasil buatan manusia yang harus dijalankan
oleh mikrokontroler
- RAM (Random Acces Memory)
merupakan memori yang membantu CPU untuk penyimpanan data sementara dan
pengolahan data ketika program sedang running
- EEPROM (Electrically Erasable
Programmable Read Only Memory) adalah memori untuk penyimpanan
data secara permanen oleh program yang sedang running
- Port I/O adalah kaki untuk jalur keluar atau
masuk sinyal sebagai hasil keluaran ataupun masukan bagi program
- Timer adalah modul dalam hardware yang bekerja
untuk menghitung waktu/pulsa
·
UART (Universal Asynchronous Receive Transmit) adalah jalur
komunikasi data khusus secara serial asynchronous
- PWM (Pulse Width Modulation)
adalah fasilitas untuk membuat modulasi pulsa
- ADC (Analog to Digital
Converter) adalah fasilitas untuk dapat menerima sinyal analog
dalam range tertentu untuk kemudian dikonversi menjadi suatu nilai digital
dalam range tertentu
- SPI (Serial Peripheral
Interface) adalah jalur komunikasi data khusus secara serial
secara serial synchronous
- ISP (In System Programming)
adalah kemampuan khusus mikrokontroler untuk dapat diprogram langsung
dalam sistem rangkaiannya dengan membutuhkan jumlah pin yang minimal
B. Arsitektur
Mikrokontroler AVR
Mikrokontroler AVR sudah menggunakan konsep
arsitektur Harvard yang memisahkan memori dan bus untuk data dan program, serta
sudah menerapkan single level pipelining. Selain itu mikrokontroler AVR juga
mengimplementasikan RISC (Reduced Instruction Set
Computing) sehingga eksekusi instruksi dapat berlangsung sangat
cepat dan efisien. Blok sistem mikrokontroler AVR dapat dilihat dalam Gambar
2.1.
Gambar 2.1 Blok Diagram Mikrokontroler AVR
Salah satu seri
mikrokontroler AVR yang banyak menjadi andalan saat ini adalah tipe ATtiny2313
dan ATmega8535. Seri ATtiny2313 banyak digunakan untuk sistem yang relatif
sederhana dan berukuran kecil. Berikut adalah feature-feature mikrokontroler
seri ATtiny2313.
- Kapasitas
memori Flash 2 Kbytes untuk program
- Kapasitas
memori EEPROM 128 bytes untuk data
- Maksimal
18 pin I/O
- 8
interrupt
- 8-bit
timer
- Analog
komparator
- On-chip
oscillator
- Fasilitas
In System Programming (ISP)
Sedangkan
ATmega8535 banyak digunakan untuk sistem yang kompleks, memiliki input sinyal
analog, dan membutuhkan memori yang relatif lebih besar. Berikut adalah
feature-feature mikrokontroler seri ATmega8535.
- Memori
Flash 8 Kbytes untuk program
- Memori
EEPROM 512 bytes untuk data
- Memori
SRAM 512 bytes untuk data
- Maksimal
32 pin I/O
- 20
interrupt
- Satu
16-bit timer dan dua 8-bit timer
- 8
channel ADC 10 bit
- Komunikasi
serial melalui SPI dan USART
- Analog
komparator
- 4
I/O PWM
- Fasilitas
In System Programming (ISP)
2. Mikrokontroler
MCS-51
Mikrokonktroler ini
termasuk dalam keluarga mikrokonktroler CISC (Complex Instruction Set
Computer). Sebagian besar instruksinya dieksekusi dalam 12 siklus clock.
Mikrokontroler MCS51 buatan Atmel terdiri dari dua
versi, yaitu versi 20 kaki dan versi 40 kaki. Semua mikrokontroler ini
dilengkapi dengan Flash PEROM (Programmable Eraseable Read Only Memory) sebagai media
memori-program, dan susunan kaki IC-IC tersebut sama pada tiap versinya.
Perbedaan dari mikrokontroler-mikrokontroler tersebut terutama terletak
pada kapasitas memori-program, memori-data dan jumlah pewaktu 16-bit. Perbedaan
mikrokontroler Atmel MCS51 tersebut ditunjukan pada Tabel 1.1 berikut.
Tabel 1.1. Perbandingan antar Mikrokontroler MCS51Atmel
Mikrokontroler MCS51 Atmel versi mini (20 pin) dan versi 40 pin secara
garis besar memiliki struktur dasar penyusun arsitektur mikrokontroler yang
sama. Bagian-bagian tersebut secara lebih lengkap (detil) ditunjukan dalam
diagram blok berikut.
Gambar 2.2 Susunan kaki Mikrokontroler MCS51 Atmel
1. Fungsi-Fungsi Kaki (Pin)
a. VCC
Kaki VCC digunakan
untuk masukan suplai tegangan.
b. GND
Kaki (pin) GND funsinya sebagai saluran ground atau pentanahan.
c. RST
Kaki RST fungsinya sebagai masukan reset. Kondisi “1” selama 2 siklus mesin pada saatoscillator bekerja akan me-reset mikrokontroler yang bersangkutan.
d. ALE/
Kaki ALE digunakan sebagai keluaran ALE atau Adreess Latch Enable yang akan menghasilkan
pulsa-pulsa untuk menahan byte rendah (low byte) alamat selama mengakses memori eksternal. Kaki ini juga berfungsi sebagai
masukan pulsa program (the program pulse input) atau
selama pemrograman flash. Pada
operasi normal, ALE akan berpulsa dengan laju 1/6 dari frekuensi kristal dan
dapat digunakan sebagai pewaktuan (timing) atau
pendekatan (clocking) rangkainan eksternal.
Kaki (Program Store Enable)
merupakan sinyal baca untuk memori program eksternal. Saat
mikrokontroler MCS51 menjalankan program dari memori eksternal, akan diaktifkan dua kali per-siklus mesin,
kecuali dua aktivasi dilompati (diabaikan) saat mengakses memori data eksternal.
e. /VPP
Kaki /VPP ( Exkternal Access Enable)
fungsinya sebagai kontrol untuk mengakses memori. harus dihubungkan ke ground, jika mikrokontroler akan mengeksekusi program
dari memori eksrternal. Selain itu harus
dihubungkan ke VCC jika akan mengakses program secara internal. Kaki ini juga berfungsi untuk menerima
tegangan 12V (VPP) selama pemrograman flash, khususnya
untuk tipe mikrokontroler 12V volt.
f. XTAL1
Kaki XTAL1 merupakan masukan untuk penguat inverting oscillator dan
masukan untukclock internal pada
rangkaian operasi mikrokontroler.
g. XTAL2
Kaki XTAL2 merupakan keluaran dari rangkaian penguat inverting oscilator
3. Mikrokontroler
PCI
Pada awalnya, PIC merupakan kependekan dari Programmable Interface
Controller. PIC termasuk keluarga mikrokonktroler berarsitektur Harvard yang
dibuat oleh Microchip Technology. Awalnya dikembangkan oleh Divisi
Mikroelektronik General Instruments dengan nama PIC1640.
PIC memungkinkan Anda untuk mengontrol perangkat
output ketika mereka dipicu oleh sensor dan
switch. Program dapat dihasilkan dengan menggunakan diagram
alurdalam perangkat lunak komputer, yang kemudian dapat di-download ke
dalam chip PIC.Mereka dapat ditulis ulang sebanyak
yang Anda inginkan. Memori jenis ini disebut memori flash.
Sebuah mikrokontroler PIC adalah sirkuit
terpadu tunggal cukup kecil untuk muat di
telapak tangan dan berisi memori pengolahan unit, Jam dan
sirkuit Input / Outputdalam satu
unit. Sebuah mikrokontroler PIC, oleh karena
itu, sering digambarkan sebagai komputer dalam sirkuit
terpadu. Mikrokontroler PIC dapat
dibeli kosong dankemudian diprogram dengan program kontrol
tertentu. Mikrokontroler PIC juga dapat
dibeli dengan pra-diprogram seperangkat perintah
yang memungkinkan downloadlangsung
dari kabel komputer dan mengurangi biaya peralatan pemrograman.
4. Mikrokontroler ARM
ARM adalah prosesor dengan arsitektur set instruksi 32bit RISC (Reduced
Instruction Set Computer) yang dikembangkan oleh ARM Holdings. ARM merupakan
singkatan dari Advanced RISC Machine (sebelumnya lebih dikenal dengan
kepanjangan Acorn RISC Machine). Pada awalnya ARM prosesor dikembangkan untuk
PC (Personal Computer) oleh Acorn Computers, sebelum dominasi Intel x86
prosesor Microsoft di IBM PC kompatibel menyebabkan Acorn Computers bangkrut.
Melalui izin dari seluruh
dunia, arsitektur ARM adalah yang paling
umum dilaksanakan32-bit set instruksi
arsitektur. Arsitektur ARM diimplementasikan pada
Windows,Unix, dan sistem operasi mirip Unix, termasuk
Apple iOS, Android, BSD, Inferno,Solaris, WebOS, Plan
9 dan GNU / Linux. Advanced
RISC Machine awalnya dikenal sebagai Mesin Acorn RISC.
Subscribe to:
Comments (Atom)




